Pelanggaransusila terutama dengan keluarga TNI. 6. Penipuan, perampokan dan pencurian. 7. Perjudian, backing, illegal logging dan illegal mining. Diharapkan dengan mengetahui dan memahami 7 pelanggaran berat tersebut diatas, maka prajurit Kodam I/BB akan mampu tampil sebagai contoh dan tauladan yang senantiasa dicintai rakyatnya dan secara Jakarta- Duka juga turut dirasakan keluarga TNI. Akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah lalu, TNI AD kehilangan sejumlah prajuritnya. "Sampai saat ini baru terdata 1 (satu) prajurit TNI AD Beritadan foto terbaru Tamtama TNI AD - Foto Prajurit Tamtama TNI AD Disambut Keluarga di Bataliyon Zeni Tempur 8/SMG. Foto Prajurit Tamtama TNI AD Disambut Keluarga di Bataliyon Zeni Tempur 8/SMG. Sabtu, 16 Juli 2022; Cari. Network. Tribunnews.com; TribunnewsWiki.com; TribunStyle.com; TribunTravel.com; TribunWow.com; foto Instagram/@berita168 dan @kodamsiliwangi Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menikahi putri Jenderal Try Sutrisno, yakni Nora Tristyana pada tahun 1990-an. Dirinya merupakan mantan perwira tinggi militer TNI AD yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 2002 hingga 2005. Foto Tarik pukat. Sabtu, 16 Juli 2022 21:29. Pj Wali Kota Banda Aceh tinjau sekolah. Jumat, 15 Juli 2022 18:29. Peringatan gelombang tinggi di perairan Aceh. Keharmonisan kehidupan keluarga TNI-AD, TNI-AL, dan TNI-AU kesemuanya akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di lingkungannya. Z1gPz. Home Hankam Minggu, 01 Mei 2022 - 0355 WIBloading... KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersilaturahmi dengan keluarga pahlawan Revolusi Jenderal TNI Purn Ahmad Yani, Sabtu 30 April 2022. Foto MPI/Istimewa A A A JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersilaturahmi dengan salah salah seorang keluarga pahlawan Revolusi Jenderal TNI Purn Ahmad Yani, Sabtu 30 April 2022. Pertemuan itu bertempat di Museum Sasmitaloka Ahmad Yani, Menteng, Jakarta kesempatan itu KSAD berkeliling museum sambil menerima penjelasan dari Untung Mufreni yang merupakan anak dari Jenderal Ahmad Untung, kunjungan Jenderal Dudung merupakan bentuk pemersatu dan penyambung silaturahmi kembali. Menurut dia, keluarganya dengan TNI AD memiliki hubungan yang amat dekat. Baca Juga "Saya bangga sebagai anak seorang prajurit, tidak ingin kehilangan persaudaraan. Hati kami sudah terlalu dekat, apalagi almahum Pak Yani begitu cintanya kepada TNI AD. Hal ini saya alami sampai beliau memiliki semboyan yang dibikin beliau sendiri seperti kenapa saya menjadi seorang patriot karena saya cinta tanah air," ujar Untung dalam keterangan menjelaskan, melalui silaturahmi ini diharapkan akan mempererat persaudaraan antar umat Islam, persaudaraan sebagai satu bangsa dan persaudaraan antar umat manusia. Dalam kesempatan itu, Dudung turut didampingi Wakil KSAD, Irjenad, Koorsahli KSAD, dan para Asisten KSAD."Sebagai perekat terwujudnya soliditas dan persatuan yang kuat di antara sesama, acara ditutup dengan pemberian bingkisan kepada perangkat pengurus museum," kata menjadi saksi bisu sejarah kelam peristiwa pembantaian yang dikenal dengan Gerakan 30 September atau G30S PKI. Menteri sekaligus Panglima Angkatan Darat itu dibunuh di kediamannya sendiri. Baca Juga mhd tni ad kasad ad jenderal tni dudung abdurachman jenderal ahmad yani keluarga pahlawan Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 1 jam yang lalu 5 jam yang lalu 6 jam yang lalu 6 jam yang lalu 6 jam yang lalu 7 jam yang lalu JAKARTA – – Sosialiasi kebijakan penanganan Covid-19 yang dilakukan Staf Umum Teritorial Angkatan Darat Sterad terhadap GM FKPPI, PPM dan HIPAKAD serta KB FKPPI merupakan langkah strategis TNI AD dalam bersinergi dengan Keluarga Besar TNI membantu pemerintah melakukan pencegahan pandemi virus Corona di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Asisten Teritorial Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Asisten Bidang Ketahanan Wilayah, Komsos dan Bakti TNI Brigjen TNI Toto Nurwanto, pada kegiatan Pembinaan Keluarga Besar TNI Terpusat di Rindam Jaya, Jakarta, Kamis 4/6/2020. Diungkapkan Aster Kasad dalam amanatnya yang dibacakan Brigjen Toto, bahwa tujuan kegiatan ini adalah guna terwujudnya hubungan antara prajurit TNI AD dengan Keluarga Besar TNI, dalam menumbuhkan kesadaran bela negara Keluarga Besar TNI untuk mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya dalam rangka mitigasi bencana alam maupun melawan penyebaran Covid-19. “Organisasi Keluarga Besar TNI merupakan organisasi kemasyarakatan yang juga berkewajiban untuk turut bela negara, dalam suasana apapun,”ujarnya “Sesuai tema kegiatan yaitu, Aksi Nyata Bela Negara Keluarga Besar TNI Dalam Melawan Penyebaran Covid-19, “ imbuh Aster Kasad dalam amanat tertulisnya. Lebih lanjut dikatakan, sesuai Keppres Nomor 12 Tahun 2020 tanggal 13 April 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam, penyebaran Corona Virus Disease 2019 Covid-19 sebagai bencana nasional. “Menyikapi kondisi saat ini dengan merebaknya virus Corona yang telah banyak merenggut nyawa manusia, tentunya organisasi Keluarga Besar TNI dipandang sebagai organisasi kemasyarakatan yang paling solid , harus mampu menjawab semua ini, “ tuturnya. Dalam kegiatan ini, dibagi dalam tiga kategori pemaparan yang ditinjau dari aspek Kesehatan penanganan Covid-19, Bela Negara peran KBT dalam penanggulangan Covid-19 dan Aspek Psikologi Perilaku Individu dalam menghadapi perubahan. Di hadapan para peserta, Aster Kasad sangat berharap agar kegiatan ini dapat dijadikan momentum dalam pembinaan mentalitas organisasi Keluarga Besar TNI. “Guna memberikan kontribusi yang positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Saya juga berharap kegiatan ini mampu memotivasi para generasi muda dalam menghadapi situasi pandemi dan berkontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara, “ imbuhnya. Dalam amanatnya, Aster Kasad juga berpesan agar mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan tumbuhkan kesadaran bela negara. Keluarga Besar TNI harus lebih kreatif menerapkan arti sadar berbangsa dan bernegara ini dalam kehidupannya termasuk di dalamnya ikut aktif menyosialisasikan kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19,”pungkasnya. Dispenad Terkait PALEMBANG, - Sebanyak 12 rumah yang dihuni oleh ahli waris mantan pejuang di komplek Pomdam II Sriwijaya Jalan Sekip Ujung, RT 26 RW 07 Kelurahan Talang Aman Kecamatan Kemuning Palembang, Sumatera Selatan ditertibkan lantaran akan digunakan untuk anggota TNI AD yang aktif, Rabu 9/6/2021. Namun, penertiban itu sempat ditolak oleh para ahli waris mantan pejuang yang telah tinggal di sana, lantaran mereka memiliki Surat Keputusan SK mantan Panglima Komando Daerah Miliki Pangdam II Sriwijaya Brigjen Try Sutrisno. Dalam SK nomor 111/IX/1980 disebutkan jika kawasan itu telah dihapus dari daftar registrasi perumahan dinas Angkatan Darat AD atas bangunan rumah tinggal atau rumah juga Dokter di NTT Nyaris Diperkosa OTK Saat Tertidur di Rumah Dinas, Polisi Buru Pelaku Bertahan karena SK mantan Pangdam Sriwijaya Rini Sulisatianti 51 salah satu penghuni yang diminta untuk mengosongkan rumah dinas itu mengatakan, SK dari mantan Pangdam II Sriwijaya menjadikan mereka ingin tetap bertahan di komplek tersebut. Sebab, dalam surat itu tertulis jelas jika komplek Pomdam II sudah dihapus dari daftar registrasi TNI AD. Menurut Rini, ia telah tinggal disana sejak kecil dimana alm Mayor Sunarji Wijaya telah tinggal di sana sejak 1966 usai ditugaskan. "Kami mau tinggal dimana lagi, selama ini kami tinggal di sini. Di rumah ada lima orang," kata Rini. Baca juga Tertibkan Rumah Dinas TNI, Malah Terjaring 31 Tersangka Narkoba dan Judi Ahli waris hargai perjuangan orangtua kami menumpas pemberontakan... Hal serupa juga dialami oleh Agus Junaidi 50, ia adalah anak mantan pejuang 1945 Peltu M Moesa. Ayahnya tersebut menurut Agus, turut berjuang melakukan gerilya di wilayah Jambi, Sumatera Barat dan Sumatra Selatan, hingga menumpas dua pemberontakan yang terjadi di masa awal Indonesia merdeka. Mereka pun tinggal di sana sejak 1958 usai dipindah tugaskan. "Hargai perjuangan orangtua kami, dulu di sini tidak ada yang mau tinggal karena lokasinya yang jauh. Sekarang menjadi tengah kota, kami di sini juga sudah lama," ujarnya. Baca juga Demi Nikahi Calon Istri Keempat, Pria Ini Mengaku Calo Seleksi TNI AD, Tipu Korban Ratusan Juta Rupiah Selama ini, Agus hanya bekerja sebagai pegawai rumah makan di salah satu mall. Namun, semenjak pandemi Covid-19 ia pun di PHK karena pengurangan karyawan. Dengan kejadian ini, Agus mengaku bingung hendak tinggal di mana bersama 6 orang keluarganya yang ada di rumah. "Saya sudah di PHK, sekarang rumah juga mau dikosongkan, kami sudah bingung mau bagaimana. Sementara, komplek ini kalau dari SK Pangdam II sudah dihapuskan dalam daftar register kepemilikan TNI AD," ujarnya. Baca juga Tanpa Segan, Polisi dan TNI Bubarkan Kerumunan di Rumah Dinas Bupati di Riau Langkah hukum ahli waris Kuasa Hukum Ahli Waris, Wisnu Oemar mengaku akan mengambil langkah hukum atas tindakan tersebut. Sebab, dalam SK yang ditandatangani pada 24 September 1980, wilayah Pomdam keluar dari daftar registrasi perumahan Dinas AD. "Kami juga akan mengirimkan surat ke Presiden hingga Panglima TNI," kata Wisnu. Berharap seluruh keluarga dan jajaran personel TNI AD dapat terjaga daya tahan tubuhnyaJakarta ANTARA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa menggelar kegiatan "swab antigen" dan vaksinasi flu 4 strain kepada keluarga dan jajaran personel TNI AD. "Pelaksanaan 'swab' dan vaksinasi flu 4 strain ini bertujuan untuk memberikan daya tahan tubuh terhadap influenza selama menghadapi masa pandemi COVID-19," kata Hetty, dalam pernyataan tertulis, di Jakarta, Minggu. Pelaksanaan vaksinasi flu 4 strain digelar di Markas Besar TNI AD Mabesad dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Penataan kursi juga dibuat dengan menerapkan jarak sesuai protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang diharapkan membuat peserta tenang dan nyaman selama divaksinasi. Setelah divaksinasi, personel dan keluarga TNI AD juga diberikan vitamin untuk menjaga kondisi dan daya tahan tubuh dalam menghadapi masa pandemi COVID-19. Dalam vaksinasi itu, Hetty Andika Perkasa selain kepada keluarga dan jajaran personel TNI AD, juga mengajak Sandi Rihata, pekerja bangunan difabel di Mabesad dan rekannya untuk mengikuti "swab antigen" serta vaksinasi flu 4 strain. Tampak pula dalam vaksinasi itu, mantan Kepala Badan Intelijen Negara BIN Jenderal TNI Purn AM Hendropriyono yang merupakan ayahanda Hetty Andika Perkasa atau mertua Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. Dengan dilaksanakannya "swab antigen" dan vaksinasi flu 4 strain, pemilik nama lengkap Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono itu berharap seluruh keluarga dan jajaran personel TNI AD dapat terjaga daya tahan tubuhnya dalam menjalani rutinitas di masa pandemi yang masih terus berlanjut. Baca juga Puskesad dilibatkan dalam proses pembuatan Vaksin COVID-19Pewarta Zuhdiar LaeisEditor Budisantoso Budiman COPYRIGHT © ANTARA 2021 loading...KSAD Jenderal Andika Perkasa menggendong sang istri Hetty Andika Perkasa. FOTO-FOTO/TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE TNI AD JAKARTA - Sosok Diah Erwiany Hendropriyono turut mendapat sorotan stelah Jenderal Andika Perkasa menjadi calon tunggal Panglima TNI yang diusulkan Presiden Jokowi. Tinggal selangkah lagi suaminya itu resmi menempati jabatan tertinggi dalam struktur sebagian orang mungkin tidak mengetahui nama asli istri Andika Perkasa adalah Diah Erwiany Hendropriyono. Mereka lebih mengenalnya dengan sebutan Ny Hetty Andika Perkasa .Untuk soal panggilan nama Hetty, sang adik, Diaz Hendropriyono pernah mengungkapkan alasannya. Diaz melalui akun resmi Instagramnya, mengunggah beberapa foto bersama keluarga. Selaindia dan istri, adapula sang ayah AM Hendropriyono, ibunda Taty, kakak ipar Andika Perkasa, kakak juga Mualaf, Ini Momen Jenderal Andika Perkasa Disumpah di Bawah Al-Qur'an "Ngobrol2x aja sambil makan pempek, sekalian ngabisin kue ulang tahun. Kebetulan mba Hetty ulang tahun yang ke 49 tadi malam, 7 Agustus," tulis Diaz dalam unggahannya pada 8 Agustus keterangan foto itu, Diaz mengaku geli dengan asal usul nama Hetty. Waktu kelahiran kakaknya, ayah dan ibu belum mempersiapkan nama."Krn bingung waktu ditanya dokter, langsung aja jawab HETTY alias Hendro Taty, hehe," tulis Diaz dalam caption yang beranjak dewasa, Hetty kemudian menikah dengan Andika Perkasa, lulusan Akademi Militer Akmil 1987. Andika Perkasa dan Hetty dikaruniai seorang anak bernama Wiratama Alexander Akbar Perkasa. Dari Alex, Hetty dan Andika dikarunian cucu bernama Arthur Ibrahim Perkasa juga Jenderal Andika Seorang Mualaf, Pernikahan dengan Putri Hendropriyono Jadi Saksi Berikut ini 5 potret Ny Hetty Andika Perkasa1. Mendukung Produk DaerahKetua Umum Persit Kartika Candra Kirana Hetty Andika Perkasa dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Nusa Tenggara Timur Dekranasda NTT Juli Sutrisno Laiskodat melakukan sesi photoshoot tenun dan topiTi'i Langga khas NTT. Kegiatan ini adalah bagian dari dukungan terhadap produk khas daerah NTT. Diharapkan produk tenun dan topi T'ii Langga lebih luas dikenal masyarakat dan berujung pada peningkatan ekonomi perajin di NTT.

foto keluarga tni ad